Showing posts with label Sentences. Show all posts
Showing posts with label Sentences. Show all posts

March 19, 2013

Pengertian, Rumus, Dan Teladan Kalimat Conditional Sentence Type 0

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 0 – Salah satu dari beberapa jenis conditional sentence yaitu type 0 (Nol/zero), type ini juga tidak kalah penting dan tidak kalah sering digunakan dalam komunikasi bahasa inggris, jadi cukup penting untuk kalian pelajari. Dalam kehidupan sehari-hari pula, kamu pasti akan sering menggunakan conditional sentence type 0 ini.

Dalam beberapa sumber, conditional sentence type 0 ini juga disebut dengan istilah Zero Conditional, ini maksudnya sama saja dan hanya perbedaan penyebutan saja. Namun, dalam pembahasan kali ini, saya akan lebih sering menggunakan istilah conditional sentence type 0 ketimbang zero conditional alasannya yakni memang sudah kebiasaan saya, hehe.

Oke oke, mungkin tak perlu panjang lebar saya memberi pembukaan, kita pribadi saja pada inti pembahasan. Sesuai dengan judul, yang akan kita bahas kali ini yaitu terkait dengan pengertian conditional sentence type 0, rumus, dan teladan kalimatnya, berikut ini pembahasannya:

Sebelumnya, baca juga: Conditional sentence type 3.

 dan Contoh Kalimat Conditional Sentence Type  Pengertian, Rumus, Dan Pola Kalimat Conditional Sentence Type 0

Pengertian Conditional Sentence Type 0
Bisa disimpulkan, yang dimaksud dengan conditional sentence type 0 atau zero conditional ini yaitu suatu kalimat conditional yang kesudahannya yaitu suatu kebenaran umun atau fakta, dan bisa juga menyatakan suatu kebiasaan.

Seperti pada conditional sentence type lainnya, di sini yang dimaksud dengan conditional yaitu adanya syarat, yang nantinya akan menciptakan hasil, dan kesudahannya inilah yang nanti akan menyatakan suatu kebenaran umum/fakta atau kebiasaan dari syarat tersebut.

Sebagai contoh:
  1. If you mix red and blue, it becomes purple.
  2. If I eat peanuts, I am sick.
Yang saya garis bawahi itu merupakan syarat, sedangkan yang cetak miring merupakan hasilnya. Pada teladan pertama, itu merupakan kebenaran umum atau fakta ilmiah. Pada teladan kedua, itu merupakan fakta, mungkin tidak terjadi pada semua orang namun itu fakta bagi kamu atau kebiasaan.

Rumus Conditional Sentence Type 0
Untuk menyusun conditional sentence type 0 juga sangat simpel alasannya yakni rumusnya pun begitu mudah. Ketika ingin menyusunnya, kamu bisa menggunakan rumus berikut ini:

If/when + simple present, simple present
Atau bisa juga dibalik menjadi menyerupai ini:
Simple present + if/when + simple present

Jika dua rumus di atas diperinci, maka akan menjadi menyerupai ini:
If/when + S + Verb1, S + Verb1
Jika dibalik:
S + Verb1 + If/when + S + Verb1
*S merupakan subjek. Maksudnya if/when yaitu bisa menggunakan if dan bisa juga menggunakan when, pilih yang paling sesuai.
Advertisement




Itulah rumus kalau kalian ingin menggunakan conditional sentence type 0 dalam komunikasi. Di blog tetangga sebelah, dikatakan bahwa rumus dari conditional sentence type 0 ini sama dengan type 1, benarkah? Salah ya, jangan mau disesatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dan kurang kompeten, gunakan aja rumus di atas, ini menurut aneka macam sumber terpercaya.

Selama ini pula, saya selalu menggunakan rumus di atas, dan fine-fine aja alasannya yakni memang rumus di ataslah yang benar. Saya gak habis pikir, kok bisa beliau menyamakan type 0 dan type 1, kan bedanya udah jelas, dari fungsi beda apalagi rumusnya.

Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 0
Setelah kalian paham pengertian dan rumusnya, biar pemahaman kamu lebih komplit maka ada baiknya kalian melihat dan mencermati beberapa teladan kalimat conditional sentence type 0 berikut ini:
Kalimat Conditional Sentence Type 0Artinya
Plants die if they don't get enough water.Tanaman mati kalau mereka tidak menerima cukup air.
If public transport is efficient, people stop using their cars.Jika transportasi umum efisien, orang berhenti menggunakan mobil mereka.
When it rains, the grass gets wet.Saat hujan, rumput basah.
Ice melts when you heat it.Es mencair ketika kamu memanaskannya.
Snakes bite if they are scared.Ular menggigit kalau mereka ditakuti.
If babies are hungry, they cry.Jika bayi lapar, mereka menangis.
I visit my uncle if I have free time.Saya mengunjungi paman saya kalau saya memiliki waktu luang.
If we study, we pass the exams easily.Jika kita belajar, kita lulus ujian dengan mudah.
People drink water if they are thirsty.Orang minum air kalau mereka haus.
I always ask for directions if I get lost.Saya selalu meminta petunjuk kalau saya tersesat.
If I don't sleep well, I am really cranky in the morning.Jika saya tidak tidur dengan baik, saya benar-benar rewel di pagi hari.
When I cook fish, the house always smells.Ketika saya memasak ikan, rumah selalu bau.
When I'm sad, I go shopping.Ketika saya sedih, saya pergi belanja.
If the weather is hot, I usually go to the beach.Jika cuaca panas, saya biasanya pergi ke pantai.
I can help you if you want.Aku bisa membantumu kalau kamu mau.
If I wake up early, I go jogging.Jika saya bangun pagi, saya pergi joging.
I play the piano poorly if I do not practice everyday.Aku bermain piano buruk kalau saya tidak berlatih setiap hari.
----
Nah, itulah pembahasan kita kali ini perihal pengertian, rumus, dan teladan kalimat conditional sentence type 0. Semoga ulasan dan pembahasan di atas bermanfaat serta membantu kamu meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. Jangan lupa share artikel ini juga ya, thanks dan sampai jumpa lagi.
Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

February 21, 2013

Pengertian & Tumpuan Kalimat Nominal Dan Ekspresi Sentence

Pengertian & Contoh Kalimat Nominal dan Verbal Sentence – Dalam bahasa inggris, dikenal istilah sentence classification yang artinya pembagian kalimat. Kalimat nominal (nominal sentence) dan kalimat mulut (verbal sentence) juga merupakan salah satu dari pembagian kalimat tersebut. Selain kalimat nominal dan kalimat verbal, ada pula pembagian kalimat berdasarkan structure nya, misalkan kalimat negative, positif, interogatif, dan lain sebagainya. Nah, kali ini kita hanya akan fokus pada nominal dan mulut sentence saja.

Kalau kalian ingin melihat pembagian kalimat yang lainnya, anda mampu baca di artikel berkategori sentence yang sebelumnya telah saya bahas.

Lihat: Kategori sentence.

Untuk mempelajari materi kali ini, saya harap anda sudah paham apa itu kata kerja bantu dan kata kerja utama, lantaran yang membedakan antara nominal sentence dan mulut sentence ialah dua jenis kata kerja tersebut. Karena itu juga, materi nominal dan mulut ini dibahas secara bersamaan, agar anda lebih praktis dalam memahaminya.

Sudah enggak sabar ya? Oke, kita eksklusif saja masuk pada pembahasan, berikut ini pembahasannya.

 Contoh Kalimat Nominal dan Verbal Sentence Pengertian & Pola Kalimat Nominal Dan Mulut Sentence

Pengertian Nominal Sentence (Kalimat Nominal)
Pada dasarnya yang dimaksud dengan nominal sentence ialah kalimat yang hanya menggunakan kata kerja (verb) berupa be sebagai kata kerja utamanya. Kata kerja be sendiri mampu berupa be, is, am, are, was, were, been, dan being.

Karena be ini harus bangkit sendiri di dalam suatu kalimat atau kata kerja yang harus bangkit paling belakang, maka be inilah yang akan menjadi kata kerja utamanya. Jadi, kata kerja be yang awalnya hanyalah kata kerja bantu, akan berubah difungsikan menjadi kata kerja utama di dalam kalimat. Kesimpulannya, nominal sentence ialah kalimat yang kata kerja utamanya hanya berupa be saja. Bukan kata kerja utama lainnya, dan bukan pula kata kerja bantu lainnya.

Masih gundah dengan kata kerja utama dan bantu? Pelajari: Materi kata kerja.

Rumus Nominal Sentence
Untuk membentuk kalimat nominal, anda mampu menggunakan word order berikut ini:
Subject + Be + Complement of Subject

Contoh Nominal Sentence
Contoh kalimat nominalArti
Mary is very clever.Mery sangat pandai/cerdik/pintar/cerdas
This book is interesting.Buku ini menarik.
Dhika will be here.Dhika akan di sini.
Didik will be alone forever.Didik akan sendiri selamanya.
They are teachers of ENGLISH ONLINE.Mereka ialah guru ENGLISH ONLINE.
I am really handsome.Saya benar-benar tampan.
He is in the classroom.Dia di kelas.
I was busy last night.Saya sibuk tadi malam.
We were in her home yesterday.Kami di rumahnya kemarin.
I have been here since 3 hours ago.Saya sudah di sini sejak 3 jam yang lalu.
Jhon has been at office since 07.00 o’clockJhon sudah di kantor sejak jam 7.
My brother has not been at the marketSaudaraku belum di pasar.
Advertisement




Ingat ya, yang membentuk nominal sentence hanyalah be saja, dan be ini mampu bangkit sendiri atau kata kerja yang paling belakang.

Di atas ialah penjelasan tentang kalimat nominal, nah sekarang giliran mulut sentence. Berikut ulasannya:

Pengertian Verbal Sentence
Kalau nominal sentence tadi yang menjadi kata kerja utamanya ialah hanya berupa be, beda dengan mulut sentence. Verbal sentence merupakan kebalikannya, artinya yang menjadi kata kerja utamanya ialah semua kata kerja selain be. Seperti halnya nominal, kalimat mulut juga mampu bangkit sendiri ataupun kata yang berada di paling belakang.

Ini berlaku juga untuk semua berubahan verb ya, entah itu verb1 (bare and additional infinitive), verb2 (past tense), verb3 (past participle), maupun verb+ing (present participle).

Contoh Verbal Sentence
Contoh kalimat verbalArti
Fika is reading a history book right now.Fika sedang membaca buku sejarah dikala ini.
Budi comes from Bandung.Budi tiba dari Bandung.
Lia can speak Arabic well.Lia mampu bicara bahasa arab dengan baik.
She will study hard.Dia akan mencar ilmu keras.
I go to school every morning.Saya pergi ke sekolah setiap pagi.
Agung went to Thailand last week.Agung pergi ke Thailand minggu kemarin.
We did the test yesterday.Kami melakukan test kemarin.
She visited Bali in 2005.Dia mengunjungi Bali pada 2005.
I have been learning English since 2007.Saya telah mempelajari bahasa inggris sejak 2007.
I have already eaten.Saya sudah makan.
Dina has just come.Dina baru saja datang.
They haven’t read those books.Mereka belum membaca buku-buku itu.
I haven’t met Dina yet.Saya belum bertemu Dina sampai dikala ini.
My mom has cooked fried chicken.Mama ku telah memasak ayam goreng.
Smoking damages lungs.Merokok merusak paru-paru
We learn English at ENGLISH ONLINE every day.Kami beajar bahasa inggris di ENGLISH ONLINE setiap hari.
The sun rises from the east.Matahari terbit dari timur.
Shinta looks very happy.Shinta terlihat sangat senang.
----
Nah, itulah penjelasan yang mampu saya berikan. Gimana, sudah jelas kan? Kalau ada yang ingin ditanyakan silahkan bertanya dengan berkomentar pada kotak yang disediakan dibawah.

Oke ya, semoga ulasan tentang pengertian & pola nominal sentence dan mulut sentence di atas bermanfaat dan mampu menambah pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

February 12, 2013

Pengertian, Struktur, Dan Tumpuan Imperative Sentence

Pengertian, Struktur,  dan Contoh Imperative Sentence – Apa kalian pernah mendengar istilah imperative sentence? Yep, ku yakin sudah. Tapi sudah tahu maksud istilah tersebut? Mungkin belum, lantaran yaitu kalian sedang membaca artikel ini, dalam artian kalian sedang berusaha mempelajarinya. Perlu anda ketahui bahwa imperative sentence dalam bahasa inggris itu sangat sering digunakan, mungkin anda juga sering menggunakan walaupun anda kemungkinan tidak sadar. Setelah mempelajari materi ini sampai selesai, mungkin juga anda akan berucap “oh, itu toh yang dimaksud dengan imperative sentence itu”. Selain itu, materi imperative sentence juga tergolong cukup mudah, hanya sekali baca kemungkinan anda sudah paham.

Nah, bagi anda yang sudah enggak sabar untuk mempelajari materi imperative sentence, berikut ini ulasannya. Ulasan akan difokuskan pada pengertian imperative sentence disertai dengan struktur dan tumpuan kalimatnya.

Sebelumnya, baca juga: Interrogative sentence.

 Apa kalian pernah mendengar istilah imperative sentence Pengertian, Struktur,  Dan Rujukan Imperative Sentence

Pengertian Imperative Sentence
Pada dasarnya imperative sentence yaitu sebuah tipe kalimat dalam bahasa inggris yang digunakan untuk membuat atau menyatakan atau menyampaikan suatu perintah (command), undangan (request), atau petunjuk (direction).

Contoh:
  • Open the window! (Buka jendela!) – Perintah
  • Turn right, and then turn left. (Belok kanan, lalu belok kiri.) – Petunjuk
  • Let me alone, please. (Biarkan saya sendiri.) – Permintaan
Struktur Imperative Sentence
Untuk menyusun sebuah imperative sentence, verb yang digunakan yaitu bare infinitive (verb 1 tanpa tambahas s/es). Imperative sentence diakhiri dengan full stop (titik) atau mampu juga dengan exlamation mark (tanda seru) untuk menyampaikan emosi yang kuat (strong emotion) atau mampu juga diakhiri dengan tanda tanya atau ditambah kata “please” untuk menyampaikan kesopanan. Selain itu, imperative sentence biasanya tidak menggunakan subjek (you) lantaran yaitu dianggap sudah saling mengerti (lawan bicara sudah paham).
Advertisement




Imperative sentence juga sering menggunakan question tag.

Contoh:
  • Send me that email, will you?
  • Pass the potatoes, won't you?
  • Take me out to the ballgame, won't you?
  • Park in the lot nearby, will you?
Apa itu question tag? Baca: Materi question tag.

Lebih Banyak Contoh Imperative Sentence
Contoh Imperative SentenceArti
Close the door!Tutup pintu!
Follow me!Ikuti aku!
Come here!Kesini! / datang kesini!
Get out!Keluar!
Clear this desk!Bersihkan meja ini!
Please tidy your room.Tolong rapikan kamarmu.
Don't eat my strawberries.Jangan makan strawberiku
Don't wait for my answer.Jangan tunggu jawabanku.
Don't text me.Jangan kirim pesan ke aku.
On the first block, turn left.Pada blok pertama, belok kiri.
Go straight ahead then turn right.Jalan lurus ke depan lalu belok kanan.
Kindly help me.Sudikah kau menolongku.
Stop talking.Berhenti bicara.
Call me after 10 am.Telpon saya setelah pukul 10 pagi.
Don’t make any mistake.Jangan buat kesalahan apapun.
Please reconsider my job application.Tolong pertimbangkan lamaran kerja saya.
Nah, itulah sedikit ualasan ihwal pengertian, struktur, dan tumpuan imperative sentence yang mampu saya berikan. Semoga pembahasan imperative sentence di atas bermanfaat dan menambah pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

February 7, 2013

Pengertian, Rumus, Dan Referensi Kalimat Conditional Sentence Type 3

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 3 – Dalam bahasa inggris ada istilah yang disebut dengan conditional sentence, conditional sentence memiliki banyak type, sebut saja type 0, 1, 2, dan 3, setiap type tersebut berguna yang berbeda-beda tergantung dengan situasi dan kondisi yang terjadi. Perbedaan penggunaan ini terang perlu anda perhatikan, lantaran tentu saja cara menyusunnya juga akan berbeda-beda. Sebelumnya saya juga sudah membahas wacana conditional sentence type 1 dan type 2, nah untuk kali ini giliran type 3 yang akan kita bahas.

Sesuai dengan judul artikel ini, pembahasan kita kali ini akan fokus pada pengertian, rumus, dan juga pola kalimat conditional sentence type 3. Berikut penjelasannya.

Sebelumnya, baca juga:
Conditional sentence type 1.
Conditional sentence type 2.

Pengertian Conditional Sentence Type 3
Pada dasarnya yang dimaksud dengan conditional sentence type 3 ialah kalimat pengandaian yang tidak mungkin untuk terjadi. Kenapa mustahil? Conditional sentence itu ialah kalimat bersyarat, ada result/consequence (hasil) dan ada pula conditional (syarat), jadi sebuah pengandaian disebut conditional sentence type 3 jikalau result/consequence nya tidak mungkin terjadi lantaran conditional nya wajib telah terpenuhi dimasa lampau.

Contoh kalimat ibarat ini “Jika saya kemarin hati-hati, saya tidak akan jatuh”. Bagian “jika saya kemarin hati-hati” ini ialah syarat, sedangkan kepingan “saya tidak akan jatuh” ialah hasilnya. Pada pola diatas, seseorang mengandaikan tidak akan jatuh, namun pengandaian tersebut jelas-jelas tidak mungkin terjadi, lantaran faktanya kemarin memang tidak hati-hati. Karena pengandaian pada type 3 ini tidak mungkin terjadi, maka pengandaian tersebut sama halnya ibarat sebuah penyesalan seseorang.

 dan Contoh Kalimat Conditional Sentence Type  Pengertian, Rumus, Dan Pola Kalimat Conditional Sentence Type 3

Rumus Conditional Sentence Type 3
Untuk menyusun sebuah conditional sentence type 3, anda mampu menggunakan susunan kata berikut ini:
If + Past Perfect Tense, + S + Would/should/could/might + Have + Verb3 (Past participle)
Atau mampu dibalik ibarat ini:
S + Would/should/could/might + Have + Verb3 (Past participle) + If + Past Perfect Tense

Kalau rumus diatas kurang jelas, mampu diperinci lagi, maka akan menjadi ibarat berikut ini:
If + S + Had + Verb3, + S + Would/should/could/might + Have + Verb3
Atau mampu dibalik ibarat ini:
S + Would/should/could/might + Have + Verb3 + If + S + Had + Verb3

* S ialah subjek, mampu I, she, he, they, we, dan lain-lain.
* Jika letak if ditengah maka tidak perlu menggunakan koma, tapi jikalau letak if diawal maka harus menggunakan koma.
Advertisement




Contoh kalimat:
  • If I had studied, I would have passed the exams.
  • If I had studied, I could have passed the exams.
  • If I had studied, I might have passed the exams.
  • I would have passed the exams if I had studied.
  • I could have passed the exams if I had studied.
  • I might have passed the exams if I had studied.
Lebih Banyak Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 3
Oke, sesudah anda paham dengan pengertian conditional sentence type 3 dan mengerti bagaimana cara menyusunnya, ada baiknya cermati beberapa pola kalimat conditional sentence type 3 yang saya berikan pada tabel di bawah ini:
Kalimat conditional sentence type 3Arti
If you hadn't lied to me before, I would have believed you.Jika kamu tidak berbohong kepadaku sebelumnya, saya akan mempercayaimu.
If I had known you were coming, I would have baked a cake.Jika saya tahu kamu datang, saya akan aben kue.
I would have been happy if you had called me on my birthday.Saya akan senang jikalau kamu menelponku dikala hari ulang tahun ku.
You could have been on time if you had caught the bus.Kamu mampu tepat waktu jikalau kamu naik/mengejar bus.
I would have bought you a present if I had known it was your birthday.Saya akan membelikan kamu hadiah jikalau saya tahu ini hari ulang tahunmu.
If the weather had been nice, they would have played football.Jika cuaca bagus, mereka akan bermain sepakbola.
If the police had come earlier, they would have arrested the burglar.Jika polisi tiba lebih awal, mereka akan menangkap pencurinya.
If you had bought fresh green vegetable, your salad would have tasted better.Jika kamu membeli sayuran yang segar, saladmu akan terasa lebih baik/enak.
If he had spoken more slowly, Budi would have understood him.Jika ia berbicara lebih pelan, Budi akan mengerti dia (apa yang dibicarakan oleh dia).

Selanjutnya: Latihan soal conditional sentence type 3.

Itu saja pola kalimat yang mampu saya berikan, sekarang giliran anda untuk mencoba membuat sebuah conditional sentence type 3, kemudian share kepada saya dan teman-teman lainnya dengan cara mengatakan komentar pada kotak yang telah disediakan dibawah, saya tunggu ya!

Oke, itulah sedikit ulasan wacana pengertian, rumus, dan pola kalimat conditional sentence type 3 yang mampu saya berikan kepada anda semuanya. Semoga pembahasan diatas mampu membantu dan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda. Thanks.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

February 5, 2013

Pengertian, Rumus, Dan Tumpuan Kalimat Conditional Sentence Type 2

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 2 – Salah satu kalimat pengandaian yang sering digunakan dalam komunikasi menggunakan bahasa inggris yaitu conditional sentence type 2, atau sering juga disebut dengan istilah second conditional. Selain conditional sentence type 2, ada juga yang disebut dengan istilah conditional sentence type 0, type 3, dan type 1. Setiap type tersebut merupakan kalimat pengandaian semuanya, yang membedakan hanyalah seberapa mungkin pengandaian itu mampu terjadi.

Sebelumnya saya juga sudah membahas mengenai type 1, kalau anda belum mempelajarinya, silahkan pelajari dahulu supaya anda dapat memperbandingkan dengan conditional sentence type 2 yang akan segera kita bahas kali ini.

Pelajari:
Conditional sentence type 1.
Conditional sentence type 3.

Kali ini kita akan membahas type 2, kita akan fokus pada pengertian, rumus, dan beberapa teladan kalimatnya yang akan saya berikan kepada anda, berikut ini pembahasan lengkapnya:

 dan Contoh Kalimat Conditional Sentence Type  Pengertian, Rumus, Dan Teladan Kalimat Conditional Sentence Type 2

Pengertian Conditional Sentence Type 2
Conditional sentence type 2 yaitu kalimat pengandaian yang tidak mungkin terjadi dimasa sekarang, atau kemungkinan tersebut sulit untuk terjadi dimasa yang akan datang. Seperti conditional sentence tipe lainnya, conditional sentence type 2 juga terdiri dari kalimat bersyarat (if clause) dan juga main clause, artinya disini harus ada syarat dan nantinya akan ada akibat/hasil dari syarat tersebut.

Contoh:
  • If we lived in Rome, Francesco would visit us. (Jika kita tinggal di Roma, Francesco akan mengunjungi kita) -- If berarti “jika” dengan demikian kenyataannya kita tidak tinggal di Roma, sehingga hal tersebut tidak mungkin terjadi dikala ini.
  • If it rained tomorrow, I would sleep all day. (Jika besok hujan, saya akan tidur sepanjang hari.) -- Pada kenyataannya besok belum tentu hujan, sehingga program yang akan tiba untuk tidur sepanjang hari akan sulit terjadi.

Rumus Conditional Sentence Type 2
Untuk menyusun sebuah conditional sentence type 2, kau dapat menggunakan rumus berikut ini:

If + Simple Past Tense, + Past Future Tense
Atau dapat dibalik menjadi ibarat dibawah ini:
Past Future Tense + If + Simple Past Tense

Rumus diatas dapat diperinci lagi kalau anda bingung, maka rumus akan menjadi ibarat berikut ini:

If + S + Verb 2, + S + would + Verb 1 (bare Infinitive)
Atau
S + would + Verb 1 (bare Infinitive) + If + S + Verb 2
Contoh:
  • If I knew where she lived, I would go and see her. (Jika saya tahu dimana dia tinggal, saya akan pergi dan mengunjungi/melihat dia.)
  • I would go and see her if I knew where she lived. (Saya akan pergi dan mengunjungi/melihat dia, kalau saya tahu dimana dia tinggal.)
  • If Budi studied harder, he would pass the exam. (Jika Budi belajar lebih giat, dia akan lulus ujian.)
Advertisement




*Gunakan were untuk semua subjek, termasuk untuk subjek I, he, she, etc. Ini lantaran yaitu dalam conditional sentence lebih umum menggunakan were daripada was (Walaupun kalau menggunakan was juga tidak dapat disalahkan).

Contoh:
If I were taller, I would buy this dress. (Jika saya lebih tinggi, saya akan membeli gaun ini.)
If I were you, I would not let her go. (Jika saya menjadi kamu, saya tidak akan membiarkannya pergi.)

*Kamu dapat juga menggunakan could dan might untuk menggantikan penggunaan would dikala anda ingin menyatakan sebuah tingkat kepastian, izin, atau rekomendasi.

Contoh:
He could go to the concert if you gave him your ticket.
If he called me, I couldn't hear.

Lebih Banyak Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 2
Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 2Arti
If I came home earlier, I would prepare dinner.Jika saya pulang lebih awal, saya akan menyiapkan makan malam.
If Tim and Tom were older, they would play in our hockey team.Jika Tim dan Tom lebih tua, mereka akan bermain di tim hoki.
If they had enough money, they would buy a new car.Jika mereka punya cukup uang, mereka akan membeli mobil baru.
You wouldn't be so tired if you went to bed earlier.Anda tidak akan begitu lelah kalau Anda pergi tidur lebih awal.
If the weather weren't so bad, we would go to the park.Jika cuaca tidak begitu buruk, kita akan pergi ke taman
We might buy a larger house if we had more money.Kita mungkin membeli rumah yang lebih besar kalau kita memiliki lebih banyak uang.
I would send her an invitation if I found her address.Saya akan mengiriminya ajakan kalau saya menemukan alamatnya.
If I had a lot of money, I wouldn’t stay here.Jika saya punya banyak uang, saya tidak akan tinggal di sini.
If I were you, I would not do this.Jika saya jadi kau, saya tidak akan melakukan ini.
If I were rich, my life would change completely.Jika saya kaya, hidup saya akan berubah sepenuhnya.
I would invite all my friends if I had a house by the beach.Saya akan mengundang semua teman-teman saya kalau saya punya rumah di tepi pantai.

Selanjutnya: Soal latihan conditional sentence type 2.
----
Oke, itulah sedikit ulasan tentang pengertian, rumus, dan teladan kalimat conditional sentence type 2 yang mampu saya berikan kepada anda. Semoga pembahasan materi diatas bermanfaat dan menambah pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

January 29, 2013

Pengertian, Rumus, Dan Tumpuan Kalimat Conditional Sentence Type 1

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 1 – Anda selama mencar ilmu bahasa inggris tentu sudah pernah mendengar istilah conditional sentence, tidak heran lantaran adalah conditional sentence memang menjadi salah satu pembahasan materi bahasa inggris yang cukup popular. Dalam komunikasi, conditional sentence ini juga sangat sering digunakan, jadi materi ini sangat masuk nalar dan patut anda pelajari. Pada dasarnya, conditional sentence merupakan kalimat yang menyatakan suatu pengandaian, baik pengandaian yang mungkin terjadi maupun yang hampir tidak mungkin terjadi. Nah, conditional sentence ini juga terbagi menjadi beberapa type, adalah type 0, type 3, type 2, dan conditional sentence type 1.

Semua type diatas akan saya bahas, namun tentu saja bertahap, dan kali ini kita akan membahas wacana conditional sentence type 1. Pembahasan yang akan saya berikan meliputi pengertian, rumus, dan juga teladan kalimat conditional sentence type 1. Berikut ulasannya.

Baca juga: Conditional sentence type 2.

Pengertian Conditional Sentence Type 1
Conditional sentence type 1 adalah kalimat pengandaian dimana pengandaian tersebut sangat mungkin terjadi (realistis untuk terjadi) di masa yang akan datang. Conditional sentence type 1 terdiri dari kalimat bersyarat (if clause) dan juga main clause, artinya disini harus ada syarat dan nantinya akan ada akibat/hasil dari syarat tersebut. Contohnya,” kalau kau olahraga, kau akan sehat”. Nah, disini yang dimaksud dengan syarat adalah pemicu kenapa “kamu” akan sehat, dan akibat/hasilnya adalah “kamu akan sehat” lantaran adalah olahraga. Contoh lain, “jika kau belajar, kau akan lulus ujian”, “jika Tria tiba ke rumahku, saya akan menyambutnya”, “Jika saya tidak mengerjakan PR, guruku akan sangat marah”.

Nah diatas itu contoh-contoh kalau dalam bahasa Indonesia (dibagian bawah teladan dalam bahasa inggrisnya), kemudian bagaimana kalau menggunakan bahasa inggris? Untuk menyusun conditional sentence type 1 dalam bahasa inggris, ada rumus yang harus anda ikuti. Dibawah ini penjelasannya.
 dan Contoh Kalimat Conditional Sentence Type  Pengertian, Rumus, Dan Referensi Kalimat Conditional Sentence Type 1
Rumus Conditional Sentence Type 1
Untuk menyusun conditional sentence type 1, anda mampu menggunakan rumus berikut ini

If + simple present + simple future
Atau mampu dibalik, menjadi:
Simple future + If + simple present

Dari rumus diatas, kalau anda kurang terang gotong royong mampu diperinci lagi, rumusnya kalau diperinci akan menjadi mirip dibawah ini:

If + Subject + Verb1, + Subject + Will + Verb1 (Bare infinitive)
Atau mampu anda balik, menjadi:
Subject + Will + Verb1 (Bare infinitive) + If + Subject + Verb1
Advertisement




Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 1
Oke, setelah anda paham dengan pengertian dan rumus conditional sentence yang satu ini, cobalah untuk memperhatikan beberapa teladan kalimat conditional sentence type 1 yang akan saya berikan dibawah ini, berikut contohnya:
Conditional sentence type 1Arti
If I am hungry, I will get something to eat.Jika saya lapar, saya akan mendapatka/mencari sesuatu untuk dimakan.
If it rains, we will cancel the match.Jika hujan, kami akan membatalkan pertandingan.
I will be mad if Budi is late again.Saya akan murka kalau Budi terlambat lagi.
You will miss the bus if you don't hurry.Kamu akan ketinggalan bus kalau kau tidak buru-buru.
If you don't drop the gun, I'll shoot!Jika kau tidak menjatuhkan pistolnya, saya akan menmbak!
If you don't leave, I'll call the police.Jika kau tidak pergi, saya akan telepon polisi.
What will you do if you miss the plane?Apa yang akan kau lakukan kalau kau ketinggalan pesawat?
He will survive if he gets proper medical care.Dia akan bertahan hidup kalau dia menerima perawatan medis yang tepat.
I won't mark your homework, if you don't hand it in.Aku tidak akan menilai/menandai PR kamu, kalau kau tidak menyerahkannya.
If the game is good, I will play it.Jika game nya bagus, saya akan memainkannya.
If the sun comes out, we will go to the beach.Jika matahari terbit, kita akan pergi ke pantai.
My mom will be angry if I’m late tonight!Mama saya akan murka kalau saya telah malam ini!
If you see Didik later today, will you tell him to call me?Jika kau melihat Didik hari ini, akankah/maukah kau katakan padanya untuk menelpon saya?

Selanjutnya: Latihan soal conditional sentence type 1.

Itulah sedikit teladan kalimat conditional sentence type 1 yang mampu saya bagi kepada anda. Sekarang, untuk memperdalam pemahaman anda, cobalah untuk membuat beberapa teladan versi anda, kemudian share kepada saya dan teman-taman yang lain teladan anda tersebut, share melalui kotak komentar dibawah, saya tunggu ya!

Jangan lewatkan: Materi nominal and verbal sentence.

Oke, itulah ulasan yang mampu saya berikan. Semoga ulasan wacana pengertian, rumus, dan teladan kalimat conditional sentence type 1 diatas bermanfaat dan menambah pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

January 27, 2013

Pengertian Dan Contoh Suffix Dalam Kalimat Bahasa Inggris

Pengertian dan Contoh Suffix Dalam Kalimat Bahasa Inggris – Suffix merupakan salah satu bagian dari affix (imbuhan), selain suffix adapula istilah yang disebut prefix dan infix. Suffix, prefix, dan infix ini memang fungsinya sangat mirip, tapi walau begitu tetap saja penggunaannya akan berbeda. Sebelumnya saya sudah membahas materi mengenai prefix, silahkan anda pelajari materi tersebut jikalau anda belum mempelajarinya, untuk materi infix akan segera saya berikan ulasannya mendatang. Sesuai dengan janji saya sebelumnya, kali ini kita akan membahas mengenai suffix, khususnya pembahasan akan fokus pada pengertian suffix dan pola suffix dalam kalimat bahasa inggris.

Oke, mungkin tidak perlu panjang lebar, berikut ini yaitu ulasannya.

Baca juga: Materi Prefix.

Pengertian Suffix
Pada dasarnya yang dimaksud dengan suffix yaitu suatu huruf atau sekumpulan huruf yang diletakkan pada final suatu kata atau root (base form suatu kata), tujuannya yaitu untuk mengubah arti dari kata tertentu, hal ini berarti penggunaan suffix akan menciptakan kata baru dengan makna dan arti yang berbeda dari kata dasarnya. Sebagai contoh, kata “Avoid” jikalau ditambahkan suffix ‘able” maka akan menjadi “Avoidable”. Contoh lain, Friend + ship = friendship, Happy + ness= Happyness, slow + ly= slowly, dan masih banyak lagi pola suffix yang akan saya berikan pada bagian bawah.

Tambahan-tambahan yang diletakkan pada final kata menyerupai pola diataslah yang dimaksud dengan suffix itu, dan jumlahnya ini sangat banyak. Selain itu, suffix juga dibedakan menjadi dua tipe, yaitu derivational suffix dan juga inflectional suffix. Berikut penjelasan dari masing-masing tipe tersebut.

Derivational Suffix
Derivational suffix merupakan tipe suffix yang mampu membentuk kata turunan dari kata dasarnya, suffix ini juga akan merubah makna kata dasarnya secara drastis.

Contoh derivational suffix
Derivational SuffixExample
Noun Suffixes
-acydemocracy, accuracy, lunacy
-alremedial, denial, trial, criminal
-ance, -encenuisance, ambience, tolerance
-domfreedom, stardom, boredom
-er, -orreader, creator, interpreter, inventor, collaborator, teacher
-ismJudaism, scepticism, escapism
-istGeologist, protagonist, sexist, scientist, theorist, communist
-ity, -tyextremity, validity, enormity
-mentenchantment, argument
-nessheaviness, highness, sickness
-shipfriendship, hardship, internship
-sion, -tionposition, promotion, cohesion
Verb Suffixes
-atemediate, collaborate, create
-ensharpen, strengthen, loosen
-ify, -fyjustify, simplify, magnify, satisfy
-ise, -izepublicise, synthesise, hypnotise
Adjective Suffixes
-able, -ibleedible, fallible, incredible, audible
-alfiscal, thermal, herbal, colonial
-esquepicturesque, burlesque, grotesque
-fulhandful, playful, hopeful, skilful
-ic, -icalpsychological, hypocritical, methodical, nonsensical, musical
-ious, -ouspious, jealous, religious, ridiculous
-ishsqueamish, sheepish, childish
-iveinquisitive, informative, attentive
-lessmeaningless, hopeless, homeless
-ydainty, beauty, airy, jealousy
Adverb Suffixes
-lysoftly, slowly, happily, crazily, madly
-ward, -wardstowards, afterwards, backwards, inward
-wiseotherwise, likewise, clockwise

Advertisement




Inflectional Suffix
Ini merupakan tipe suffix yang hanya mengatakan penjelasan yang lebih terperinci terhadap kata dasarnya, tapi suffix ini tetap merubah makna kata dasar namun tidak drastis.

Contoh inflectional suffix
Inflectional SuffixExample
-s Books, friends, cats, apples, sleeps, comes, likes, speaks, plays.
-ingSleeping, playing, swimming, crying, seeing, mixing, studying, flying.
-erBigger, faster, cleverer
-estBiggest, fastest, cleverest
-ed, -dPlayed, mixed, cried, died, moved

Contoh suffix dalam kalimat
Nah, berikut ini ada beberapa pola kalimat bahasa inggris yang didalamnya mengandung suffix.
  • She sang softly hoping that the baby would fall asleep.
  • He was known throughout the community for his kindness and generosity.
  • She's crying because she stepped on very hot pavement.
  • We have so much to be thankful for.
  • Walking alone at night is dangerous.
  • Sometimes, Dad has selective hearing.
  • He got an A in biology class.
  • The seamstress will shorten the dress so it's the correct length.
  • His fascination with animals led to a career as a veterinarian.
  • She always wants to move! She is restless.
  • The second dog is very cute! He's adorable!
  • Mela can't remember anything! She's very forgetful.
  • I am a physics teacher.
  • He is the most important knight in Richard's whole kingdom.
  • The best thing about her is her kindness.
  • They never disagree or have an argument.

Pengertian dan Contoh Suffix Dalam Kalimat Bahasa Inggris Pengertian Dan Pola Suffix Dalam Kalimat Bahasa Inggris
Itulah beberapa pola suffix dalam kalimat yang mampu saya share kepada anda. Sekarang, untuk memperdalam pemahaman anda, cobalah untuk menciptakan pola suffix dalam kalimat versi anda, kemudian share pola anda tersebut kepada saya dan juga kepada yang lainnya dengan mengatakan komentar dibawah. Saya tunggu ya!
---
Oke, itulah ulasan perihal pengertian suffix dan juga pola suffix yang mampu saya berikan. Semoga ulasan mengenai pengertian dan pola suffix diatas mampu menambah dan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

January 24, 2013

Pengertian Dan Contoh Prefix Dalam Kalimat Bahasa Inggris

Pengertian dan Contoh Prefix Dalam Kalimat Bahasa Inggris – Dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris, anda mungkin sering juga menggunakan prefix. Prefix merupakan pecahan dari affix, selain prefix adapula yang disebut dengan suffix dan infix, semuanya ini merupakan pecahan dari affix (imbuhan) hanya saja penggunaannya yang sedikit berbeda dari masing-masing imbuhan diatas. Saya akan memperlihatkan penjelasan dan pola dari semua imbuhan tersebut, namun tentu saja akan saya berikan secara bertahap, nah untuk kali ini pembahasan akan fokus mengulas mengenai pengertian prefix dan pola prefix dalam kalimat bahasa inggris.

Pengertian Prefix
Pada dasarnya yang dimaksud dengan prefix yaitu suatu huruf yang diletakkan di awal kata atau root (base form suatu kata), tujuannya yaitu untuk mengubah arti dari kata tertentu, hal ini berarti penggunaan prefix akan menciptakan kata baru dengan makna dan arti yang berbeda dari kata dasarnya. Contoh: kata “like” mampu ditambahkan prefix “dis”, maka akan menjadi “dislike”, atau mampu juga kata “like” ditambah dengan prefix “un”, maka akan menjadi “unlike”.

Pengertian dan Contoh Prefix Dalam Kalimat Bahasa Inggris Pengertian Dan Pola Prefix Dalam Kalimat Bahasa Inggris

Baca juga: Materi suffix.

Contoh Prefix Dalam Kalimat
Apa saja yang termasuk prefix itu ada banyak dengan arti dan makna yang berbeda-beda. Nah, berikut ini ada beberapa prefix yang sering sekali digunakan dalam komunikasi bahasa inggris. Berikut contohnya.
PrefixMeaningExample
a-, an-withoutamoral
ante-beforeantecedent
anti-againstanticlimax
auto-selfautopilot
circum-aroundcircumvent
co-withcopilot
com-, con-withcompanion, contact
contra-againstcontradict
de-off, away fromdevalue
dis-notdisappear
en-put intoenclose
ex-out of, formerextract, ex-president
extra-beyond, more thanextracurricular
hetero-differentheterosexual
homo-samehomonym
hyper-over, morehyperactive
il-, im-, in-, ir-not, withoutillegal, immoral, inconsiderate, irresponsible
in-intoinsert
inter-betweenintersect
intra-betweenintravenous
macro-largemacroeconomics
micro-smallmicroscope
mono-onemonocle
non-not, withoutnonentity
omni-all, everyomniscient
post-afterpostmortem
pre-, pro-before, forwardprecede, project
sub-undersubmarine
syn-same timesynchronize
trans-acrosstransmit
tri-threetricycle
un-notunfinished
uni-oneunicorn

Advertisement




Nah, berikut ini beberapa pola kalimat yang menggunakan prefix di dalamnya.
  • I bought a prepaid phone card with $20 worth of credit.
  • There are 200 students in the postgraduate aktivitas in marketing.
  • He started a successful business and became a multimillionaire.
  • That company is trying to monopolize the market by signing exclusivity contracts with distributors.
  • Everything in that store is overpriced. They charge $60 for a T-shirt!
  • I underestimated the cost of our vacation, and we ended up spending far more than we’d budgeted.
  • Luna Maya is an Indonesian supermodel.
  • NASA’s supercomputers control the rocket launch.
  • I seem to have misplaced my glasses.
  • She’s a bit antisocial, she avoids parties and other social situations.
  • My mother uses anti-aging lotion to make her skin look younger.
Itulah beberapa pola prefix dalam kalimat bahasa inggris. Untuk meningkatkan pemahaman anda, sekarang cobalah anda menciptakan pola prefix dalam kalimat versi anda sendiri, kemudian share pola anda tersebut kepada saya dan teman-teman lainnya melalui kotak komentar dibawah, saya tunggu ya!
----
Oke, mungkin hanya itu saja ulasan wacana pengertian prefix dan pola prefix dalam kalimat bahasa inggris yang mampu saya berikan kepada anda. Semoga pembahasan wacana pengertian dan pola prefix diatas mampu membantu dan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.
Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

January 22, 2013

Pengertian, Rumus, Dan Pola Kalimat Question Tag Dalam Bahasa Inggris

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Question Tag Dalam Bahasa Inggris – Anda sering main social media ibarat Facebook dan Twitter? Pasti sudah akrab sekali dengan yang namanya “tag”, mungkin juga anda setiap hari menjumpai tag ibarat itu di social media. Lalu jika yang namanya question tag, apa anda sudah mengetahuinya? Sebenarnya question tag ini sering sekali lho digunakan dalam komunikasi sehari-hari, anda pun saya yakin sudah sangat sering sekali menggunakannya, baik menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa inggris, hanya saja disini mungkin anda tidak tahu bahwa yang anda gunakan tersebut bahwasanya yakni sesuatu yang dalam bahasa inggris disebut question tag.

Anda perlu tahu ini bahwa yang anda gunakan itu yakni question tag. Untuk itu, dalam ulasan materi kali ini, akan dijelaskan mengenai pengertian question tag, rumus, dan juga teladan kalimat question tag. Materi ini akan membantu anda memahami dan menyusun question tag yang baik dan benar. Berikut ulasannya.

Pengertian Question Tag
Yang dimaksud dengan question tag yakni suatu pertanyaan pendek yang mengakhiri (diakhir) suatu kalimat, question tag ini digunakan untuk menanyakan (penegasan) suatu informasi atau untuk meminta/memohon suatu persetujuan dari orang lain (lawan bicara). Sederhananya, jika diartikan ke bahasa Indonesia, question tag akan menjadi ibarat ini “kan?”, “iya kan?”, “ya kan?”, “ya?”,”bukan?”, dalam kalimat akan menjadi ibarat teladan dibawah ini:
  • Kamu sudah makan kan?
  • Admin blog ini ganteng, iya kan?
  • Kamu baru bangun tidur, ya kan?
  • Kamu diet ya?
  • Film tadi malam bagus, bukan?

 dan Contoh Kalimat Question Tag Dalam Bahasa Inggris Pengertian, Rumus, Dan Teladan Kalimat Question Tag Dalam Bahasa Inggris
Nah itulah yang dinamakan question tag jika diartikan dalam bahasa Indonesia, anda mau mengartikannya sebagai kan, iya kan, ya, atau yang lainnya itu terserah anda, inti dan maksudnya akan sama saja.

Kalau menyusunnya dalam bahasa Indonesia terlihat simpel sekali ya? Kalau dalam bahasa inggris, walaupun juga simpel namun ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, khususnya rumus yang digunakan. Nah, dibawah ini ulasan wacana aturan-aturan dan rumus question tag yang mampu anda gunakan untuk menyusunnya.

Rumus Question Tag
Ada dua rumus yang mampu anda gunakan untuk menyusun question tag, ini bukan pilihan tapi anda harus menyesuaikan penggunaannya berdasarkan bentuk kalimat/pernyataan yang mendahului question tag. Jika bentuk kalimatnya negatif, maka gunakan rumus positif tag (untuk menyusun positif tag), sebaliknya jika kalimatnya positif maka gunakan rumus negatif tag (untuk menyusun negatif tag), jadi harus berkebalikan ibarat itu. Nah, berikut ini rumusnya:

Positif tag = Auxiliary Verb + Pronoun
Negatif tag = Auxiliary Verb + Not + Pronoun

Yang dimaksud dengan auxiliary verb ini banyak sekali ya, mampu primary auxiliary verb ibarat is, am, are, was, were, do, does, did, done, have, has, had, atau juga mampu berupa modal auxiliary verb ibarat can, must, will, shall, may, would, dan sebagainya.

Baca materi auxiliary verb selengkapnya pada: Materi kata kerja.

Untuk pronoun (kata ganti) mampu berupa I, you, he, she, we, they, dan sebagainya. Dan ingat juga, ketika membentuk negatif tag, itukan ada auxiliary verb + not, nah antara auxiliary verb dan not tersebut harus disingkat (contraction), contoh, is not menjadi isn’t, are not menjadi aren’t, have not menjadi haven’t, begitu seterusnya. Juga, sebelum question tag pasti akan di dahului oleh kalimat/pernyataan.

Contoh positif tag:
  • He's not French, is he? (Dia bukan orang prancis kan?)
  • You don't remember my name, do you? (Kamu tidak ingat nama saya kan?)
  • You won't be late, will you? (Kamu tidak akan terlambat kan?)
Contoh negatif tag:
  • He is French, isn't he? (Dia orang prancis kan?)
  • She read this book, didn't she? (Dia membaca buku ini kan?)
  • You're Jane, aren't you? (Kamu Jane kan?)
Advertisement




Dibawah ini ada tabel contraction yang mampu anda pakai nantinya:
IsIsn’t
Am(tidak ada contraction)
AreAren’t
WasWasn’t
WereWeren’t
DoDon’t
DoesDoesn’t
DidDidn’t
HaveHaven’t
HasHasn’t
HadHadn’t
WillWon’t
ShallShan’t
WouldWouldn’t
ShouldShouldn’t
Can Can’t
Must Mustn’t
Etc..

Hal-hal Lain Yang Perlu Di Perhatikan
Gunakan auxiliary verb berupa do/does untuk kalimat simple present tense, dan gunakan did untuk simple past tense. Contoh “He reads a lot of books, doesn't he?”, “Alex didn’t come late, did he?”.

Jika dalam kalimat terdapat lebih dari satu auxiliary verb, maka gunakan auxiliary verb yang pertama untuk menyusun question tag. Contoh “The mechanic will have checked my car before I drive it, won’t he?”. Will have ini sama-sama auxiliary verb, jadi untuk menyusun question tag kita harus menggunakan auxiliary yang pertama, yakni will.

Terkadang untuk membentuk kalimat negatif tidak membutuhkan kata not, tapi mampu saja menggunakan kata yang memiliki makna negatif ibarat never, nothing, impossible, unusual, absent, rarely, hardly, dan sebagainya. Jadi jika anda menemukan kalimat ibarat ini, question tag yang harus anda susun yakni tag positif lantaran kalimatnya berbentuk negatif. Contoh “You never come on time, do you?”, “Nothing will happen, will it?”.

Jika anda menemukan kalimat positif yang menggunakan auxiliary verb “am” ibarat “I am really handsome”, maka question tag “am + not” tidak mampu disingkat lantaran memang am + not tidak boleh disingkat apapun yang terjadi, maka diganti aja dengan aren’t, jadi nantinya menjadi “I am really handsome, aren’t I”.

Jika ada kalimat yang menggunakan “let’s” maka untuk menyusun question tag anda harus menggunakan “shall we”. Contoh “Let's have a beer, shall we?”.

Jika dalam kalimat terdapat “Everybody, Everyone, Someone, dan Somebody”sebagai subjek kalimat, maka untuk menyusun question tag, pronoun (kata ganti) yang digunakan yakni “they”. Contoh “Everybody likes him, don’t they?”, “Everyone is so sad, aren’t they?”. Tapi jika menggunakan Everything dan something, maka menyusunnya menggunakan pronoun “it”. Contoh “Everything is nice, isn’t it?”.

Kalimat yang menggunakan “this dan that” menggunakan pronoun “it”, teladan “This'll work, won't it?”, “That was my car, wasn’t it?”.  Dan jika menggunakan “these dan those” maka menggunakan pronoun “they”, teladan “These cars were expensive, weren’t they?”, “Those are your cars, aren’t they?”.

Lebih Banyak Contoh Kalimat Question Tag
Contoh kalimat question tagArti
He doesn't know what he's doing, does he?Dia tidak tahu apa yang sedang ia lakukan kan?
This is really boring, isn't it?Ini sangat membosankan, bukan?
He was the best in the class, wasn't he?Dia yang terbaik di kelas, iya kan?
Be careful, will you?Hati-hati, ya!
You don't really love her, do you?Kamu tidak benar-benar menyayangi ia kan?
We'd never have known, would we?Kita tidak akan pernah tahu, bukan?
The weather's bad, isn't it?Cuacanya buruk, iya kan?
She can hardly love him after all that, can she?Dia tidak mampu mencintainya sehabis semua itu kan?
They've been to Japan, haven't they?Mereka telah ke jepang kan?
He can help, can't he?Dia mampu membantu kan?
John must stay, mustn't he?John musti tinggal ya?
She can't speak Arabic, can she?Dia tidak mampu berbicara arab, iya kan?
They mustn't come early, must they?Mereka tidak harus dating lebih awal kan?
Jack is from Spain, isn't he?Jack dari spanyol ya?
He shouldn't say things like that, should he?Dia tidak seharusnya memberikan hal ibarat itu kan?
They rarely eat in restaurants, do they?Mereka jarang makan di restoran ya?
He hardly ever speaks, does he?Dia hampir tidak pernah berbicara kan?

Itulah beberapa teladan kalimat question tag. Nah, sekarang untuk memperdalam pemahaman anda, cobalah untuk membuat teladan kalimat question tag versi anda sendiri, berapa pun boleh. Kemudian share teladan anda tersebut kepada saya dan yang lainnya melalui kotak komentar dibawah, ditunggu ya!
----
Oke, mungkin hanya itu saja ulasan wacana pengertian question tag dan teladan kalimat question tag yang mampu saya berikan. Semoga ulasan mengenai pengertian dan teladan kalimat question tag diatas mampu menambah pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

January 21, 2013

Penjelasan Dan Rujukan Kalimat Negatif Interogatif Dalam Bahasa Inggris

Penjelasan dan Contoh Kalimat Negatif Interogatif Dalam Bahasa Inggris – Anda tentu sudah tahu apa itu kalimat negatif? Juga sudah tahu apa itu kalimat interogatif? Sebelumnya saya juga sudah membahas kedua kalimat tersebut, tapi kadang yang sering dilupakan yakni bentuk kalimat dari kombinasi kalimat diatas, yaitu kalimat bentuk negatif interogatif (-?). Bahkan bila anda membaca sebuah pembahasan kalimat-kalimat bahasa inggris, sering sekali kalimat negatif interogatif ini dilupakan, alias sama sekali tidak dibahas, padahal kalimat negatif interogatif ini cukup sering digunakan untuk komunikasi bahasa inggris, bahkan sering juga digunakan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.

Tapi anda sedang beruntung nih, alasannya yaitu pada pembahasan kali ini, saya akan mencoba mengatakan penjelasan dan acuan kalimat negatif interogatif. Berikut ulasannya.

Sebelumnya, pelajari juga:
Penjelasan Kalimat Negatif Interogatif Dalam Bahasa Inggris
Seperti yang sebelumnya telah anda pelajari, bila yang dimaksud dengan kalimat negatif pasti mengandung pernyataan “tidak/bukan”, sedangkan kalimat interogatif mengandung suatu pertanyaan “?”, alasannya yaitu kalimat negatif interogatif ini merupakan kombinasi dari kalimat negatif dan juga interogatif, maka yang dimaksud dengan kalimat negatif interogatif yakni kalimat yang mengandung suatu pertanyaan dalam bentuk negatif. Jika dalam bahasa Indonesia, contohnya mirip ini “Apa kamu tidak makan?”, nah kata “apa” tersebut terang menunjukkan suatu pertanyaan, dan kata “tidak” sudah tentu negatif.

Penjelasan dan Contoh Kalimat Negatif Interogatif Dalam Bahasa Inggris Penjelasan Dan Pola Kalimat Negatif Interogatif Dalam Bahasa Inggris
Lalu, bagaimana cara membentuk kalimat negatif interogatif dalam bahasa inggris? Oke, untuk memahami ini, anda harus betul-betul paham dengan kalimat negatif dan interogatif terlebih dahulu, jikalau belum silahkan pelajari pada link diatas. Sekarang saya asumsikan anda sudah memahami kedua kalimat tersebut ya.

Oke, untuk menyusun kalimat negatif interogatif, ada satu hal yang perlu anda perhatikan yaitu apakah balasan dari pertanyaan yang anda olok-olokan hanya memerlukan balasan yes/no atau butuh balasan deskripsi. Misalkan “apa kamu tidak lapar? Jawabannya= Ya/tidak” sedangkan acuan balasan deskripsi “kenapa kamu tidak belajar? Jawabannya= saya sedang malas”.

Jika yes/no, maka kamu mampu menggunakan word order berikut untuk menyusunnya:

Auxiliary verb + Subject + Not

Apa yang dimaksud auxiliary verb? Pelajari: Materi kata kerja.

Contoh:
Is he not a good teacher? (apa ia bukan guru yang baik?)

Is ini yakni salah satu auxiliary verb, dan letakkan kata not setelah subjek, atau mampu juga diletakkan sebelum subjek namun auxiliary verb + not harus disingkat, dari kalimat diatas maka akan menjadi mirip ini “Isn’t he a good teacher?”, arti kalimat ini sama saja, hanya letak not diganti di depan subjek, dan not harus disingkat dengan “is”. Jika “is not he a good teacher?” maka ini salah.
Advertisement




Kemudian bila balasan deskripsi, anda mampu menggunakan word order berikut ini:

Question word + Auxiliary verb + Subject + Not

Contoh question word yakni what, why, how, dan sebagainya, dan hanya mengingatkan saja bahwa yang termasuk subject itu mampu berupa noun, pronoun, ataupun noun phrase.

Contoh:
What do you not like to do? Atau What don't you like to do? (Apa yang tidak suka kamu lakukan?)

Disini aturan not juga berlaku mirip halnya pada yes/no. Dan bila “what do not you like to do?” maka ini salah.

Contoh Kalimat Negatif Interogatif Dalam Bahasa Inggris
Kalimat negatif interogatifArti
Is he not your friend?Apa ia bukan temamu?
Do you not like Pizza?Apakah kamu tidak suka Pizza?
Can they not do that?Bisakah mereka tidak melakukan itu?
Have you not been to the party?Apa kamu tidak/tidak pernah ke pesta?
Does John not eat lunch at 12 o'clock?Apakah John tidak makan siang pada jam 12?
Doesn't he know that?Apa ia tidak tahu itu?
Aren't you sleepy yet?Apa kamu belum mengantuk (sampai) saat ini?
Wasn’t you busy last night?Apa kamu tidak sibuk tadi malam?
Didn’t They go to Bali last week?Apakah mereka tidak pergi ke Bali minggu lalu?
Why didn’t They go to Bali last week?Kenapa mereka tidak pergi ke Bali minggu lalu?
When didn’t I give you money?Kapan saya tidak memberimu uang?
How can don't you miss me?Bagaimana mampu kamu tidak merindukanku?

Itulah sedikit acuan kalimat negatif interogatif dalam bahasa inggris yang mampu saya berikan, nah sekarang peran anda yakni membuat sendiri acuan kalimat negatif interogatif versi anda, kemudian share acuan anda tersebut kepada saya dan teman-teman lainnya dengan menulis contohnya pada kotak komentar dibawah, ditunggu ya!
----
Oke, hanya itu saja penjelasan dan acuan kalimat negatif interogatifdalam bahasa inggris yang mampu saya berikan kepada anda. Semoga ulasan mengenai penjelasan dan acuan kalimat negatif interogatif diatas mampu membantu dan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com