February 26, 2013

Perbedaan Penggunaan Him, His, Her (Pronoun: She Vs He)

Perbedaan Penggunaan Him, His, Her (Pronoun: She VS He) – Ada begitu banyak pemakaian kata yang cukup membingungkan dalam bahasa inggris, entah itu kata-kata yang rumit ataupun kata yang cukup sederhana menyerupai him, his, dan her ini. Penggunaan kata ganti tersebut bahwasanya sederhana sekali, bahkan sangat sering digunakan, anda pun saya yakin sudah pernah melihat atau mendengarnya. Walaupun begitu, tak perlu malu jikalau anda belum menguasainya, namanya juga berguru :D. dan beruntunglah anda, Kali ini ENGLISH ONLINE akan membahas kata-kata yang termasuk pronoun (kata ganti), ketika anda simpulan membaca materi yang akan segera saya sampaikan ini, saya yakin anda akan pribadi paham perihal perbedaaan penggunaan him, his, dan her tersebut.

*TIPS:
  • Untuk tampilan terbaik, gunakanlah browser yang mendukung tampilan blog ini, yaitu Google Chrome dan Mozilla Firefox (Baik pada Komputer, Laptop, Tablet, maupun Smartphone).
  • Jika anda memakai smartphone atau device berlayar kecil lainnya, horizontal-kan tampilan layar smartphone anda (Jika ada penggalan yang terpotong, menyerupai tabel, gambar, ataupun kuis).
Him, his, dan her, semuanya ialah pronoun (kata ganti), ini akan melibatkan penggunaan pronoun induknya yaitu she (dia – untuk perempuan) dan he (dia – untuk laki-laki). Mudahnya, him dan his merupakan penggalan dari he, sedangkan her merupakan penggalan dari she. Nah, mana yang akan dipakai ini tergantung dengan fungsinya, apakah akan dipakai sebagai subjek, objek, maupun dipakai sebagai fungsi kepemilikan. Lebih jelasnya, lihat tabel di bawah ini:
SubjekObjek Kepemilikan. + NounKepemilikan รข€“ konteknya harus sudah jelas
She Her Her..Hers
He Him His..His
Kalau sebagai subjek berupa he dan she, saya yakin anda semua sudah paham. Perhatikan teladan di bawah ini:
  • She is beautiful.
  • She has been living in jogja.
  • Tiffany had been working in that company for twenty years when she got the promotion.
  • He can do this job.
  • He buys a book for me.
  • James had been working at the Harapan Hospital for fifteen years before he died.
Nah, teladan di atas itu jikalau dipakai sebagai subjek. Mudah bukan? Tapi yang akan kita bahas bukan itu, melainkan sebagai objek dan kepemilikan, yang artinya harus memakai him, his, her, ataupun hers.

Sebelumnya, baca juga: Materi pronoun (kata ganti).

 Ada begitu banyak pemakaian kata yang cukup membingungkan dalam bahasa inggris Perbedaan Penggunaan Him, His, Her (Pronoun: She Vs He)
Penggunaan Him
Him mampu kamu gunakan ketika kamu akan menunjuk dia-lelaki sebagai objek, sebagai objek artinya pihak yang mendapat aksi dari si subjek. Subjeknya ini bukan berarti harus she atau he, tapi mampu semua subjek.

Contoh:
  • We love him. (kami mencintai dia (laki-laki))
  • I give him much money. (Saya memberi dia banyak uang.)
  • The teacher buys him a book. (Guru membelikan dia sebuah buku.)
  • I’m better than him! (Saya lebih baik daripada dia!)
Penggunaan His
His mampu kamu gunakan ketika akan menyatakan kepemilikan dia-lelaki. Misalnya gini “buku dia, pakaian dia, komputer dia”, artinya sesuatu itu dimiliki oleh dia-lelaki. Nah, di sini his ada dua nih, his yang harus diikuti noun (kata benda) dan his yang tidak perlu diikuti noun.

Konsepnya mudah, kamu harus memakai his + noun jikalau konteknya belum jelas, sebaliknya kamu mampu memakai his non-noun jikalau konteknya sudah jelas, artinya konteks pembicaraan sama-sama sudah dipahami oleh lawan komunikasi.

Contoh his non-noun:
Didik: Do you know Budi’s girlfriend. What do you think?
Anton: oh yeah, I like his. She’s really beautiful.
Advertisement




Perhatikan pada penggalan “I like his”, ini maksudnya “saya menyukai pacarnya Budi”, tak perlu diikuti noun alasannya ialah pada pembicaraan sebelumnya sudah terang konteknya, konteknya ialah membicarakan kepemilikan Budi atas kekasihnya. Tapi, bukan berarti his + noun tidak mampu digunakan, kamu juga boleh memakai “his girlfriend” jikalau mau, jadi kalimatnya jadi begini “Oh yeah, I like his girlfriend. She’s really beautiful”. Atau kamu juga mampu memberikan “Oh yeah, I like her. She’s really beautiful.”, tapi ini tidak mengarah pada kepemilikan Budi, tapi pribadi mengarah pada “pacarnya” langsung.

Contoh His + Noun
  • His story made me sad.
  • OMG!! I break his Xbox.
  • I hate him because his attitude is terrible.
Penggunaan Her
Kalau him dan his tadi dipakai untuk dia-lelaki, maka her ini dipakai untuk dia-perempuan. Her mampu kamu gunakan untuk menunjuk dia-perempuan sebagai objek, serta untuk menunjuk kepemilikan dia-perempuan. Perhatikan tabel di awal tadi, her mampu dijadikan objek, her+noun sebagai kepemilikan yang belum terang konteksnya, dan hers untuk kepemilikan yang sudah terang konteksnya.

Contoh Her:
  • I like her.
  • The university will send her a letter.
  • Do you give her our tickets?
Contoh Her+Noun:
  • I can’t give you her phone number, dude!
  • Today, I will meet her mother.
  • Her house is really big.
Contoh Hers:
  • Tiffany has a pure heart, and hers belongs to Budi.
  • I didn't have my umbrella, so Shinta lent me hers.
  • She has many beers, and I take hers to the party.
*Kamu juga mampu mengganti “hers” dengan her+noun menyerupai halnya his non-noun yang sudah dijelaskan sebelumnya.
----
Oke, itulah penjelasan perihal perbedaan penggunaan him, his, dan her yang mampu ENGLISH ONLINE berikan. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan menambah pemahaman, pengetahuan, serta wawasan kamu semuanya. Jika ada yang ingin ditanyakan, berikan komentar anda di bawah! Thanks.
Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

February 25, 2013

Perbedaan Penggunaan To Dan For Dalam Bahasa Inggris (Confusing Prepositions)

Perbedaan Penggunaan To dan For Dalam Bahasa Inggris (Confusing Prepositions) – To dan for keduanya merupakan preposition, kedua kata tersebut seringkali mampu diartikan dengan makna yang sama, walaupun bantu-membantu to dan for merupakan kata yang sangat berbeda jikalau dilihat dari fungsinya. Arti boleh sama namun fungsinya harus diubahsuaikan dengan kondisi dan situasi yang sesuai dengan kaidah yang tepat. To umumnya mampu diartikan “ke”, “kepada”, dan “untuk”, sedangkan for umumnya diartikan “untuk”, dan “selama”. Yang membuat rancu ialah dikala seseorang ingin mengungkapkan “untuk” dalam bahasa inggris, pake to atau for? Untuk menentukan mana yang tepat, anda harus menyesuaikan kondisi atau maksud dari penggunaan tersebut.

Kalau ada kalimat menyerupai di bawah ini, kira-kira mana yang benar?
  • I play football every day to improve my skills.
  • I play football every day for improve my skills.
Yang benar ialah kalimat nomor 1, kenapa? Sebenarnya for masih mampu digunakan juga untuk kalimat menyerupai di atas, tapi kata improve harus dihilangkan. Untuk menyatakan sebuah alasan, gunakan to jikalau harus diikuti verb, dan gunakan for jikalau dikuti noun. Itu baru satu penggunaan saja, masih ada banyak perbedaannya. Nah, apa sajakah perbedaan penggunaannya? Di bawah ini penjelasan lengkapnya:

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan house dan home.

Perbedaan Penggunaan To dan For Dalam Bahasa Inggris  Perbedaan Penggunaan To Dan For Dalam Bahasa Inggris (Confusing Prepositions)
Penggunaan To
To mampu digunakan pada beberapa hal, di antaranya ialah sebagai berikut:

1. Menyatakan motif atau alasan – diikuti verb.
Ini menyerupai yang sudah saya contohkan pada kalimat diatas.

Contoh lain:
  • I come here to see you.
  • I'm studying to be a nurse
  • I made this lesson to make you understand.
  • She buys me a car to make me happy.
2. Menyatakan tujuan
Contoh:
  • We’re going to Paris.
  • She goes to school.
  • The students come to the class.
  • I will go to Bali tomorrow.
  • I have to go to Bali tomorrow.
3. Menyatakan waktu (jam berapa ini?)
Contoh:
  • It’s twenty five to five. (jam 04.35)
  • It’s ten to nine. (jam 08.50)
  • It’s a quarter to ten. (jam 09.45)
  • It’s twenty two to eleven. (jam 10.38)
Advertisement




4. Menyatakan jarak dan rentang waktu
Contoh:
  • It’s about ten miles from my house to the university.
  • The distance from my home to stadium is about five miles.
  • I have studied English from January to March.
  • Budi has lived in Jakarta from February to right now.
5. Menyatakan pembandingan
Contoh:
  • I prefer sleeping to working.
  • He prefer playing a game to studying or reading a book.
6. Memberikan sesuatu (bisa juga bernada perintah)
Contoh:
  • I gave the book to my sister.
  • Give it to me!
  • My father gives much money to me.
Baca juga: Penggunaan dan pola kalimat also, too, either, as well.

Penggunaan For
For juga mampu digunakan untuk banyak hal, di antaranya ialah sebagai berikut:

1. Menyatakan motif atau alasan – diikuti noun
Contoh:
  • Let’s go out for a drink.
  • I came to New york for a new job.
2. Menyatakan sebuah manfaat
Contoh:
  • Yogurt is good for your digestion.
  • Football is the best sport for your health.
  • It's important for me to learn English.
3. Memberi atau meminta bantuan
Contoh:
  • I buy this car just for you.
  • I made this lesson for you.
  • He translated an article for me.
  • I will do it for you.
  • Could you carry these books for me?
  • Could you open the door for me?
4. Menyatakan suatu perioda waktu
Contoh:
  • We’ve lived here for 2 years.
  • Budi has learned English for two years.
  • I will have been teaching here for fifteen years this year.
5. Menyatakan jadwal
Contoh:
  • I made an appointment for May 3.
  • You should prepare your meeting for next week.
  • I asked the secretary to make an appointment for me.
6. Mempertanyakan atau menyatakan persetujuan
Contoh:
  • Are you for or against the development of nuclear weapons?
  • I am for freedom of the press.
----
Nah, itulah beberapa perbedaan penggunaan to dan for. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu dalam meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.
Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

February 24, 2013

Perbedaan Penggunaan Everyone Dan Every One

Perbedaan Penggunaan Everyone dan Every One – Bahasa inggris memang memiliki banyak istilah yang cukup membingungkan. Andaikata kita tidak hati-hati dalam menggunakannya, komunikasi yang kita berdiri akan terasa berantakan, mampu jadi maksud dan tujuannya tidak akan tersampaikan dengan baik. Dan salah satu yang cukup membingungkan ialah penggunaan everyone dan every one. Tebak, apa kira-kira perbedaannya? Kalau everyone terdiri dari satu kata sedangkan every one dua kata, itu sudah jelas, selain itu apa lagi? Pertanyaan lainnya, apakah mereka mampu digunakan secara bergantian? Tidak, mereka tidak mampu digunakan secara bergantiaan, jadi di sini anda harus benar-benar paham perbedaan penggunaan antara mereka untuk membangun komunikasi yang baik.

Yang paling bahaya itu dikala ada kata yang sangat ibarat namun tidak mampu digunakan secara bergantian, salah pemahaman sudah terang salah penggunaannya pula. Jadi, sangat penting untuk mengetahui apa perbedaannya.

Oke, tak perlu lama-lama lagi, kita langsung saja masuk ke pembahasannya. Berikut ini ulasan tentang perbedaan penggunaan everyone dan every one.

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan specially dan especially.

Penggunaan Everyone
Everyone digunakan untuk menunjuk semua orang, artinya digunakan untuk menunjuk semua orang secara keseluruhan yang ada dalam suatu kelompok tanpa terkecuali. Ini sama halnya dengan everybody.

Contoh:
  • Everyone at the office today was making me mad. (Semua orang di kantor hari ini membuat saya marah.)
  • Everyone in my family likes spaghetti carbonara. (Semua orang di keluarga saya suka spaghetti carbonara.)
  • Do you think everyone will want to come to the party? (Apakah kamu pikir semua orang akan mau datang ke pesta?)
Perbedaan Penggunaan Everyone dan Every One Perbedaan Penggunaan Everyone Dan Every One

Penggunaan Every One
Kalau tadi everyone digunakan untuk menunjuk semua orang, every one sendiri akan digunakan untuk menunjuk setiap orang . Artinya menunjuk setiap orang yang membentuk atau mampu juga dikatakan “masing-masing” atau “setiap satu dari..” yang ada dalam suatu kelompok.
Advertisement




Contoh:
  • Every one of the students has a question about the grammar. (Setiap siswa memiliki pertanyaan tentang Grammar (tata bahasa))
  • He said that he had read every one of Alexander's books. (Dia memberikan bahwa dia telah membaca setiap bukunya Alexander.)
  • I liked every one of the characters in Star Wars. (Saya menyukai setiap karakter dalam Star Wars.)
Plural (Jamak) atau Singular (Tunggal)
Mungkin anda berpikir bahwa everyone dan every one ialah plural sebab ialah sepertinya banyak orang yang ditunjuk, tapi ini salah sebab ialah everyone dan every one ialah singular (tunggal).

Contoh:
  • Everyone was at the beach yesterday afternoon. (Semua orang di pantai kemarin sore.)
  • Everyone in the neighborhood is going to the party. (Semua orang di lingkungan itu pergi ke pesta.)
  • Every one of us is brilliant. (Setiap dari kita (adalah) brilian.)
  • Every one of us is different in some way. (Setiap dari kita berbeda dalam beberapa cara.)
Selanjutnya: Perbedaan penggunaan shop dan store.
----
Oke, itulah ulasan mengenai perbedaan penggunaan everyone dan every one yang mampu ENGLISH ONLINE berikan. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan mampu membantu meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.
Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

February 23, 2013

Contoh Soal Bare Infinitive Dan Jawabannya

Contoh Soal Bare Infinitive dan Jawabannya – Melanjutkan apa yang telah saya share sebelumnya wacana materi bare infinitive, kali ini ENGLISH ONLINE akan mengatakan anda sebuah teladan soal berkaitan dengan materi bare infinitive tersebut. Sebuah latihan memang sangat penting untuk meningkatkan pemahaman anda terhadap suatu materi, terkadang kita merasa paham namun dikala dihadapkan suatu masalah ternyata kita masih kebingungan. Mengerjakan teladan soal latihan yakni proses penguji seberapa jauh anda paham akan materi yang anda pelajari. Dengan melakukan latihan, kita juga akan mengetahui belahan mana dari materi yang belum kita pahami, sehingga sedikit demi sedikit kita akan melengkapi belahan yang masih kurang dipahami tersebut.

Oke, sedikit mengulang saja, yang dimaksud dengan bare infinitive yakni suatu bentuk dasar dari kata kerja (verb). Mungkin anda lebih familiar dengan istilah verb1, itulah bergotong-royong bare infinitive. Namun istilah bare infinitive ini lebih resmi bila dibandingkan dengan istilah verb1. Selain itu, istilah verb1 masih terlalu umum. Misalkan, kata study merupakan verb1, kata studies pun juga masih verb1, padahal penggunaan kata study dan studies tersebut berbeda.

Baca selengkapnya: Materi bare infinitive.

*TIPS:
  • Untuk tampilan terbaik, gunakanlah browser yang mendukung tampilan blog ini, yaitu Google Chrome dan Mozilla Firefox (Baik pada Komputer, Laptop, Tablet, maupun Smartphone).
  • Jika anda menggunakan smartphone atau device berlayar kecil lainnya, horizontal-kan tampilan layar smartphone anda (Jika ada belahan yang terpotong, mirip tabel, gambar, ataupun kuis).
Petunjuk Mengerjakan
Contoh soal bare infinitive yang akan saya berikan ini berjumlah 10 butir soal, semuanya berbentuk pilihan ganda. Untuk merampungkan soal, isilah belahan yang kosong dengan pilihan tanggapan paling tepat yang telah disediakan. Terdapat dua media soal yang digunakan, yaitu media interaktif dan manual. Jika internet anda lelet sehingga media interaktif sulit berjalan, maka kerjakanlah soal secara manual pada belahan bawah.

Contoh Soal Bare Infinitive dan Jawabannya Contoh Soal Bare Infinitive Dan Jawabannya

Soal Bare Infinitive – Interaktif


Soal Bare Infinitive – Manual

1. We always  …. on time.
  • a. Comes
  • b. Come
  • c. Came
Advertisement




2. …. usually reads a book in the morning.
  • a. Budi
  • b. I
  • c. We
3. Shinta doesn’t …. on Fridays.
  • a. Works
  • b. Work
  • c. Worked
4. Shinta can …. Arabic well.
  • a. Speak
  • b. Speaks
  • c. Spoke
5. She …. Bali in 2005.
  • a. Visit
  • b. Visits
  • c. Visited
6. They didn’t … to Bali last week.
  • a. Went
  • b. Goes
  • c. Go
7. Jakarta will …. cloudy tonight.
  • a. Being
  • b. Been
  • c. Be
8. Rudi helped me …. homework yesterday.
  • a. Do
  • b. Does
  • c. Did
9. The teacher …. the task ….
  • a. Makes – Done
  • b. Makes – Do
  • c. Make – Do
10. Will my father not …. my bedroom?
  • a. Painted
  • b. Paint
  • c. Paints
Jawaban dan Pembahasan
No Jawaban Penjelasan
1BCome sebagai bare infinitive paling tepat digunakan pada kalimat diatas lantaran yakni subjek yakni “we”. Comes yakni additional infinitive, sedangkan came yakni past tense.
2AKarena verb (kata kerja) yang digunakan bukan bare infinitive, maka subjek yang paling tepat untuk kalimat di atas yakni Budi. Ingat, dalam kalimat simple present tense bentuk positif, umumnya kata kerja yang digunakan terdapat dua pilihan yaitu additional infinitive dan bare infinitive (jika tanpa modal auxiliary verb), mana yang digunakan tergantung subjeknya.
3BUntuk simple present tense, kalimat positif umumnya memang mampu menggunakan additional maupun bare infinitive, namun untuk bentuk lainnya mirip negative, interogatif, maupun negative interogatif maka apapun subjeknya tetap menggunakan bare infinitive. Seperti kalimat di atas, Shinta yakni subjek yang umumnya menggunakan additional infinitive, namun lantaran yakni kalimatnya bentuk negative maka kata kerja utamanya tetap menggunakan bare infinitive.
4ADalam grammar bahasa inggris, dikala digunakan modal auxiliary verb maka kata kerja pertama yang mengikuti selalu menggunakan bare infinitive, tidak pedulu apapun tenses dan subjeknya. Can yakni salah satu modal auxiliary verb maka kata kerja yang mengikuti juga harus bare infinitive.
5CKalimat di atas yakni simple past tense bentuk positif, untuk bentuk positif maka kata kerjanya menggunakan past tense (verb2) bukan additional maupun bare infinitive. Tapi, selain bentuk positif, maka semuanya menggunakan bare infinitive.
6CSeperti yang saya singgung pada penjelasan soal nomor 5, bahwa selain kalimat positif simple past tense, maka simple past tense bentuk lainnya semuanya menggunakan bare infinitive. Kalimat di atas merupakan simple past tense bentuk negative, sehingga menggunakan bare infinitive.
7CSeperti yang sudah saya jelaskan pada soal nomor 4, bahwa setelah modal auxiliary verb maka kata kerja pertama yang mengikuti selalu menggunakan bare infinitive. Will merupakan salah satu modal auxiliary verb, maka kata kerja yang digunakan yakni be yang merupakan bare infinitive.
8AKalimat di atas yakni non-causative verb active, di mana salah satu rumusnya yakni Subject + Help + Object + Bare Infinitive. Sesuai rumusnya maka kata kerja setelah objek haruslah bare infinitive, sedangkan help mampu berupa help, helped, dan helping, disesuaikan dengan tense nya.
9ADi atas yakni kalimat causative passive, di mana salah satu rumusnya yakni Subject + Make + Object + Past Participle. Bare infinitve sangat mungkin digunakan untuk causative passive ini, yaitu pada belahan make namun juga tergantung subjeknya. Karena subjeknya yakni the teacher, maka bare infinitive tidak mampu digunakan dalam kalimat di atas, apalagi do.
10BKalimat di atas yakni simple future tense bentuk negative interrogative, dalam tense tersebut akan selalu ada kata kerja utama berupa bare infinitive, apapun bentuk kalimat dan subjeknya.
----
Oke, itulah 10 teladan soal bare infinitive dan jawabannya yang mampu saya berikan kepada anda. Semoga latihan soal di atas bermanfaat dan mampu menambah pengetahuan, pemahaman, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com

February 22, 2013

Pengertian Contoh Kalimat Comparative Dan Superlative Bahasa Inggris

Pengertian & Contoh Kalimat Comparative dan Superlative Bahasa Inggris – Hai kawan-kawanku ENGLISH ONLINE, jumpa lagi di blog sederhana ini, masih semangat belajar bahasa inggris kan? Ku harap masih, lantaran adalah bahasa inggris merupakan kebutuhan kita ketika ini >>> Oke, sesuai judul di atas, materi kita kali ini akan membahas wacana comparative dan superlative, lebih tepatnya pengertian dan teladan kalimatnya. Dalam komunikasi bahasa inggris, comparative dan superlative ini cukup sering digunakan, anda pasti pernah mendengar atau membaca kata “faster” dan “fastest”. Benar, dua kata itu juga termasuk comparative dan superlative. Dua kata di atas berasal dari satu kata yaitu “fast” yang artinya adalah “cepat”.

Kata fast belum akan menjadi comparative ataupun superlative bila belum dimodifikasi, jika fast dimodifikasi dengan ditambah akhiran –er menjadi faster (lebih cepat) maka sudah mampu disebut comparative. Begitu juga bila dimodifikasi dengan ditambahkan akhiran –est menjadi fastest (tercepat) maka sudah mampu dikatakan superlative. Itulah gambaran sederhana dari apa yang dimaksud dengan comparative dan superlative. Lebih jelasnya akan diulas berikut ini:

Pengertian Comparative dan Superlative
Anda mampu memaknai comparative sebagai sesuatu yang digunakan untuk membandingkan sesuatu, mampu membandingkan orang, benda, binatang, dan hal-hal lainnya. Kalau dari teladan di atas, faster (lebih cepat) merupakan kata yang digunakan untuk membandingkan, misalnya kalimat mirip ini “I can run faster than you.” Dari kalimat tersebut sudah jelas, membandingkan antara saya yang lari lebih cepat daripada kamu.

Baca juga: Pengertian dan teladan kalimat Quantifier.

Sedangkan yang dimaksud dengan superlative adalah sesuatu yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu yang “paling” atau yang “lebih” dari segalanya, mampu yang bermakna terbaik, terburuk, terpintar, terbodoh, dan sebagainya. Kalau dari teladan di atas, fastest berarti tercepat dari yang lainnya.

 Contoh Kalimat Comparative dan Superlative Bahasa Inggris Pengertian  Teladan Kalimat Comparative Dan Superlative Bahasa Inggris

Modifikasi kata menjadi comparative dan superlative ini mampu dilakukan terhadap adjective (kata sifat) maupun adverb (kata keterangan). Selain itu, tidak selamanya comparative dan superlative itu akan diakhiri dengan perhiasan –er dan –est mirip pada kata faster dan fastest di atas, namun ada saatnya di mana comparative dan superlative akan diawali oleh kata more (untuk comparative) dan most (untuk superlative). Agar tidak bingung, lihat cara pembentukannya dibawah ini.

Cara Membentuk Comparative dan Superlative
Suatu kata mampu dimodifikasi menjadi comparative dan superlative bila kata tersebut difungsikan sebagai adjective ataupun adverb? Perhatikan 4 teladan kalimat yang menggunakan comparative dan superlative dibawah ini:
  1. My sister is taller than me. (comparative – adjective)
  2. She works harder than me. (comparative – adverb)
  3. My sister is the tallest in our family. (superlative – adjective)
  4. She works the hardest of all students. (superlative – adverb)
Perhatikan benar-benar teladan di atas sebelum lanjut membaca, bedakan antara penggunaan sebagai adjective dan adverb. Jika sebagai adjective, kata kerja yang digunakan berupa be (is, am, are, was, were, etc..). sedangkan sebagai adverb, kata kerja yang digunakan adalah kata kerja selain be, mampu work, study, go, wait, dan sebagainya, pokoknya selain be aja. Dalam hal ini saya anggap anda sudah paham dengan kata kerja.

Belum paham? Pelajari dulu: Materi kata kerja.

Perhatikan dengan seksama aturan dalam membentuk comparative berikut ini:
  • Jika kata sifat (adjective) memiliki satu suku kata, maka tambahkan akhiran –er. Contoh: My sister is taller than me. Jika kata sifat terdiri dari consonant + vowel + consonant, gandakan karakter terakhirnya kemudian baru tambahkan akhiran –er. Contoh: big – bigger, hot – hotter.
  • Jika kata sifat memiliki dua atau lebih suku kata, maka tambahkan kata more didepannya. Contoh: Russian grammar is more difficult than English grammar.
  • Jika kata sifat memiliki dua suku kata dan diakhiri karakter “y”, maka hilangkan “y” nya dan tambahkan akhiran –ier. Contoh: grammar is easier than speaking. Namun bila kata keterangan, “y” tak perlu dihilangkan dan tambahkan kata more di depannya. Contoh: She ran more quickly than me.
  • Jika kata keterangan (adverb) terdiri dari satu suku kata maka cukup tambahkan –er. Contoh: She works harder than me.
  • Jika kata keterangan terdiri dari dua atau lebih suku maka, cukup tambahkan more di depannya. Contoh: I drive more quickly than my brother.
Advertisement




Aturan dalam membentuk superlative:
  • Jika kata sifat terdiri dari satu suku kata, maka tambahkan –est dan di dahului dengan “the”. Contoh: My sister is the tallest in our family. Jika kata sifatnya terdiri dari consonant + vowel + consonant, maka gandakan karakter terakhirnya. Contoh: big – bigger, hot – hotter.
  • Jika kata sifat memiliki dua suku kata dan karakter terakhir adalah “y” maka ganti “y” nya menjadi –iest yang didahului dengan “the”. Contoh: She's the luckiest person I know. Tapi bila adverb, tak perlu ditambah –iest, cukup ditambah dengan “the most” di depannya. Contoh: my father drives the most quickly.
  • Jika adjective dengan 2 atau lebih suku kata, maka tambahkan “the most” di depannya. Contoh: Albert Einstein was the most intelligent person in history. Terkadang ada pula kata sifat yang memiliki dua suku kata namun tidak perlu perhiasan “the most”, contoh: simple-simplest, clever-cleverest, narrow-narrowest. Dalam hal ini, bila anda tidak yakin mau menggunakan the most atau tidak, anda harus membuka kamus untuk memastikannya.
  • Jika kata keterangan terdiri dari satu suku kata, maka tambahkan akhiran –est dan dahului dengan “the”. Jika kata keterangan terdiri dari dua atau lebih suku kata, maka tambahkan the most.
*Note: hati-hati dengan comparative dan superlative yang irregular, artinya tidak beraturan di mana tidak mengikuti aturan yang disebutkan di atas. Contohnya di bawah ini:
Words Comparative Superlative
GoodBetterThe best
BadWorseThe worst
FarFurther / fartherThe furthest / farthest
LittleLessThe least
MuchMoreThe most
Lebih Banyak Contoh Kalimat Comparative dan Superlative
Comparative/superlativeContoh kalimatnya
The worstToday is the worst day I've had in a long time.
LessThis car is less expensive than that one.
The largestMy house is the largest one in our neighborhood.
SmallerThis box is smaller than the one I lost.
The most irritatingYou are the most irritating person I have ever met!
The easiestWhich do you think is the easiest language to learn?
More enjoyableI find maths lessons more enjoyable than science lessons.
NewerThis fax machine is newer than that one.
More popularThe manager wants to be more popular than the previous one.
HotterEgypt is much hotter than Japan.
BetterThe first poem was better than the second.
More efficientThis course of action is more efficient than the previous one.
CuterShe was cuter than Mary.
Most difficultThe test is the most difficult one of the semester.
----
Gimana, sudah pahamkah? Pelajari pelan-pelan ya, jika perlu diulang-ulang juga tak masalah. Oke ya, itu saja ulasan wacana pengertian & teladan kalimat comparative dan superlative yang mampu saya berikan kepada anda semua. Jika ada pertanyaan silahkan berkomentar! Thanks.

Sumber https://lincahdanmahiringgris.blogspot.com